Mengenal Makna Lambang Daerah Provinsi Lampung

Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak diujung Sumatera, Provinsi ini cukup unik karena benar-benar menunjukkan keindonesian. karena di Provinsi lampung cukup banyak suku yang tinggal disana. Selain suku lampung sendiri, ada suku jawa, suku padang, suku palembang, dan masih banyak yang lainnya. Sebelum mengenal lebih jauh tentang Provinsi lampung, ada baiknya kita mengenal lambang Daerah provinsi lampung dan juga maknanya! Mari kita bahas bersama-sama!

Untuk yang pertama Perisai Bersegi Lima : Kesanggupan mempertahankan cita dan membina pembangunan rumah-tangga Yang didiami oleh dua unsur golongan masyarakat untuk mencapai masyarakat makmur, adil berdasarkan pancasila .

Pita SANG BUMI RUWAI JURAI : Sang Bumi Rumah tangga agung yang berbilik-bilik. Rua jurai dua unsur golongan masyarakat yang berdiam di wilayah Propinsi Lampung.

Aksara Lampung berbunyi : “LAMPUNG’

Daun dan Buah lada : Daun -17, Buah Lada 8, Lada merupakan produk utama penduduk asli sejak masa lampau sehingga Lampung dikenal bangsa-bangsa Asia dan bangsa-bangsa Barat. Biji lada 64, Menunjukan bahwa terbentuknya Dati I Lampung tahun 1964.

Setangkai Padi : Buah padi 45.

Padi merupakan produk utama penduduk migrasi sehingga terjadilah kehidupan bersama saling mengisi antara dua unsur golongan masyarakat sehingga terwujudnya Negara RI yang Diproklamirkan 17-08-1945.

Laduk : Golok masyarakat serba guna.

Payam : Tumbak pusaka tradisional.

Gung : Sebagai alat inti seni budaya, sebagai pemberitahuan karya besar dimulai, dan sebagai alat menghimpun masyarakat untuk bermusyawarah.

Siger : Mahkota perlambang keaggungan adat budaya dan tingkat kehidupan terhormat.

Payung : Jari payung 17, bagian ruas tepi 8, garis batas ruas 19, dan rumbai payung 45. Artinya payung agung yang melambangkan Negara RI Proklamasi 17-08-1945: dan sebagai payung jurai yang melambangkan Propinsi Lampung tempat semua jurai berlindung. Tiang dan bulatan puncak payung : satu cita membangun Bangsa dan Negara RI dengan Ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Warna :

Hijau – dataran tinggi yang subur untuk tanamam keras dan tanaman musim.

Coklat – Dataran rendah yang subur untuk sawah dan ladang.

Biru – Kekayan sungai dan lautan yang merupakan sumber perikanan dan kehidupan para Nelayan.

Putih – Kesucian dan keikhlasan hati masyarakat.

Kuning (tua, emas dan muda) skeagungan dan kejayaan Serta kebesaran Cita masyarakat untuk membangun daerah dan Negaranya.

Demikian sedikit penjelasan tentang Makna Lambang Daerah Provinsi Lampung, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan semua.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*