Keragaman Budaya di Indonesia

Budaya adalah hasil pikiran, akal budi, dan karya Cipta manusia dari hubungan antaranggota masyarakat maupun antara masyarakat dengan alam. Sementara — Itu, kebudayaan adalah kegiatan hasil penciptaan akal budi manusia, seperti kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat. Kebudayaan diciptakan untuk mempersatukan masyarakat dan menciptakan keutuhan masyarakat. Selain itu, manusia menciptakan kebudayaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keragaman budaya di Indonesia terjadi karena kondisi lingkungan alam yang berbeda-beda di setiap wilayahnya. Bentuk-bentuk keragaman budaya di Indonesia antara lain bahasa, tarian, lagu, pakaian adat, senjata tradisional, alat musik, dan rumah adat.

 

Keragaman Bentuk Budaya di Indonesia

Bahasa

Bahasa daerah adalah bahasa yang digunakan oleh suku bangsa tertentu di suatu daerah. Bahasa daerah digunakan sebagai alat komunikasi atau percakapan sehari-hari untuk suku yang sama. Indonesia memiliki sekitar 546 jenis bahasa daerah. Setiap suku memiliki bahasa yang berbeda. Ciri khas setiap bahasa daerah terdapat pada logat dan dialeknya (ragam bahasa). Walaupun demikian, bangsa Indonesia memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.

Bahasa daerah sebaiknya digunakan saat lawan – bicara kita memahami bahasa tersebut. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memaknai topik yang dibicarakan.

Tari tradisional

Seni tari adalah seni yang menggunakan gerak tubuh secara berirama yang dilakukan untuk mengungkapkan maksud, perasaan, dan pikiran. Indonesia memiliki berbagai macam tari tradisional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tarian tradisional biasanya menampilkan ciri khas daerahnya. Tari tradisional dipentaskan oleh satu orang atau banyak orang yang dilengkapi dengan pakaian tari. Tarian tradisional biasanya memiliki makna dan simbol, Misalnya tarian yang dipersembahkan kepada nenek moyang, penyambutan tamu, perayaan panen raya, dan hiburan rakyat.

Pojok Informasi : Tari Gandrung berasal dari daerah Banyuwangi, Jawa timur

  1. Selain tari Kecak, tari tradisional apakah yang berasal dari Bali?
  2. Sebutkan kegiatan kesenian dan budaya yang pernah dilaksankan disekolahmu?

Beberapa contoh tarian di Indonesia antara lain adalah tari Saman dari Aceh yang memiliki makna ajakan untuk berbuat baik, tari Topeng dari DKI Jakarta yang dipentaskan untuk menyambut tamu, tari Kecak dari Bali yang menceritakan Ramayana, tari Gong dari Kalimantan Timur yang menggambarkan kelembutan seorang wanita, tari Kipas Pakarena dari Sulawesi Selatan yang memiliki makna ungkapan rasal syukur kepada Sang Pencipta, dan tari Suanggi dari Papua yang mengisahkan kesedihan akibat meninggalnya anggota keluarga.

Lagu daerah

Lagu daerah merupakan lagu khas suatu daerah yang dinyanyikan dalam bahasa daerah. Lagu daerah biasanya mengiringi pementasan tari, permainan tradisional, pesta rakyat, atau pertunjukan daerah. Lagu daerah dapat bercerita tentang alam, keagamaan, hubungan sosial, atau adat istiadat.

Ciri-ciri lagu daerah di Indonesia adalah sebagai berikut.

1) Lagu daerah menggunakan bahasa dan dialek setempat.

2) Lagu daerah diwariskan secara turun- temurun dari nenek moyang secara lisan.

3) Lagu daerah biasanya tidak diketahui siapa“ penciptanya.

4) Lagu daerah biasanya diiringi oleh musik daerah setempat.

Pakaian adat

Pakaian adat merupakan pakaian khas suatu daerah yang dikenakan saat perayaan atau upacara adat. Pakaian adat masyarakat Indonesia disesuaikan dengan kondisi alam dan sosial masyarakatnya. Masyarakat yang tinggal di daerah dingin, pakaiannya cenderung tebal. Namun, masyarakat yang tinggal di daerah panas, pakaiannya cenderung tipis dan menyerap keringat.

Selain baju dan celana, pakaian adat umumnya terdiri atas penutup kepala, perhiasan, atau senjata tradisional. Model pakaian, warna pakaian, dan hiasannya berbeda-beda antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Berikut contoh pakaian adat yang terdapat di Indonesia.

Senjata tradisional

Senjata tradisional umumnya berupa senjata tajam atau senjata khas suatu suku bangsa. Di suatu daerah, senjata tradisional dipakai sebagai kelengkapan pakaian, kelengkapan tarian dalam suatu upacara adat, atau untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, masyarakat Papua yang sering berburu hewan di hutan memiliki busur dan panah sebagai senjata tradisionalnya.

Beberapa daerah memiliki senjata tradisional yang sama, misalnya keris. Daerah yang memiliki senjata tradisional keris adalah Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D. I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara. Contoh senjata lainnya adalah mandau. Mandau merupakan senjata tradisional suku yang berasal dari Kalimantan, yaitu suku Dayak dan suku Banjar.

Alat musik tradisional

Alat musik tradisional merupakan alat musik khas suatu daerah yang biasa dimainkan dalam kegiatan adat, misalnya saat pementasan tari daerah. Alat musik tradisional dapat terbuat dari kulit sapi, bambu, kayu, daun, bulu hewan, dan besi olahan. Alat musik tradisional dapat dimainkan dengan cara dipukul, digoyangkan, dipetik, atau ditiup. Berikut contoh alat musik tradisional yang terdapat di Indonesia.

Rumah adat

Rumah adat merupakan rumah khas suatu daerah yang menjadi tempat tinggal masyarakat di daerah tersebut. Rumah adat suatu daerah disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat. Bentuk rumah adat menunjukkan ciri khas kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

Contohnya, rumah adat masyarakat di Pulau Kalimantan berbentuk panggung untuk menghindari hewan buas dan banjir. Hal ini sesuai dengan tempat tinggal mereka yang berada di sekitar hutan dan dekat dengan sungai. Berbeda dengan rumah adat Honai di daerah Papua yang berada di atas gunung. Honai tidak memiliki jendela agar udara dingin dari luar tidak masuk ke dalam rumah.

 

Lalu, ada rumah Tongkonan di Sulawesi Selatan. Semua rumah Tongkonan menghadap ke utara, karena masyarakat Toraja mempercayai bahwa para leluhur berasal dari utara dan akan berkumpul di utara. Berbeda lagi dengan rumah Omo Sebua atau rumah besar di Nias, Sumatera Utara. Omo Sebua dibangun dengan tiang-tiang tinggi dan besar untuk melindungi penghuninya dari serangan suku lain. Selain itu, Omo Sebua juga didesain tahan terhadap goncangan gempa bumi.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*