Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari

Benda langit yang paling berpengaruh terhadap kehidupan di Bumi adalah Matahari dan Bulan. Matahari akan selalu terbit di pagi hari dari sebelah Timur. Pada sore hari Matahari akan terbenam di sebelah barat. Bulan akan terlihat pada malam hari. Bulan adalah benda langit yang letaknya paling dekat dengan bumi. Bulan adalah benda langit yang letaknya paling dekat dengan bumi. Bulan dapat tampak bulat pada saat bulan purnama. Terkadang hanya tampak sebagian bahkan hilang.

Bumi bersama bulan bergerak mengelilingi Matahari. Peredaran Bumi mengelilingi MatahariĀ  dinamakan revolusi bumi. Sambil mengelilingi Matahari, Bumi juga berputar pada porosnya. Perputaran Bumi pada porosnya dinamakan rotasi Bumi. Untuk memahami Bumi, Bulan dan Matahari.

Pergerakan Matahari, Bumi dan Bulan mengakibatkan berbagai kejadian-kejadian di permukaan Bumi antara lain kenampakan Bulan dari bumi, gerhana, pasang surut air laut dan sistem penanggalan.

Kenampakan Bulan dari Bumi

Bulan merupakan satelit alami Bumi. Jarak Bulan dengan Bumi sekitar 284.000 Km. bulan tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. bulan tampak bersinar terang karena memantulkan cahaya dari Matahari. Sama seperti Bumi, Bulan juga melakukan gerakan. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu berputar pada porosnya (rotasi), beredar mengelilingi bumi (revolusi terhadap bumi), dan bersama bumi beredar mengelilingi Matahari (revolusi terhadap Matahari). Waktu yang diperlukan bulan unutk berotasi sama dengan waktu yang diperlukan bulan untuk berevolusi , yaitu 29 1/2 hari.

Bulan tampak dari permukaan Bumi pada malam hari . Bentuk kenampakan Bulan tidak tetap. Kenampakan Bulan yang selalu berubah-ubah jika dilihat dari bumi disebut fase Bulan.

Mengapa bentuk bulan bisa nampak berbeda-beda dari bumi? Kedudukan Bulan terhadap Bumi memengaruhi kenampakan Bulan. APabila Bulan berada tepat diantara Matahari dan Bumi maka sisi Bulan yang terjauh dari Bumi yang terkena cahaya Matahari. Oleh karena itu, sisi Bulan yang menghadap Bumi menjadi gelap. Pada keadaan ini, Bulan tidak tampak dari bumi dan disebut Bulan Baru atau Bulan Mati.

Selanjutnya, Bulan akan mulai tampak sebagai Bulan sabit yang semakin lama semakin menebal menjadi Bulan purnama, Bulan cembung, dan Bulan purnama. Setelah bulan purnama kemudian akan tampak semakin sedikit sampai akhirnya menjadi bulan sabit dan bulan mati kembali.

Gerhana

Mungkin kalian pernah melihat atau mendengar kejadian Bulan Purnama. Pada saat Bulan Purnama, Bagian Bulan Tampak tidak utuh ada bagian yang gelap. Kejadian ini dinamakan Gerhana Bulan. Sementara itu, ada pula kejadian Matahari pada siang hari tampak tidak utuh. Fenomena alam tersebut dinamakan gerhana Matahari.

Gerhana Bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan terletak pada satu garis lurus. Akibat posisi tersebut bayangan Bumi akan menutupi bulan. bulan terlihat hilang sebagian bahkan bisa hilang total.

Gerhana Bulan

Gerhana bulan terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari terletak pada satu garis lurus. Pada saat purnama, Bulan akan tampak bulat utuh. Ketika terjadi gerhana, Bulan tampak tidak utuh. Bagaimanakah proses terjadinya gerhana Bulan?

Gerhana Bulan ada tiga jenis, yaitu gerhana Bulan total, gerhana bulan sebagian, dan gerhana Bulan penumbra. Pada saat Bulan memasuki penumbra, terjadi gerhana Bulan sebagian. Adapun ketika Bulan memasuki umbra terjadi gerhana Bulan total. Sementara itu, gerhana Bulan penumbra terjadi apabila seluruh bagian Bulan masuk dalam bayangan penumbra.

Gerhana Matahari

Pada saat terjadi gerhana Matahari, Matahari terlihat tidak utuh bulat bahkan dapat hilang sama sekali. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Gerhana Matahari terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari terletak pada satu garis lurus. Cahaya Matahari yang menuju ke Bumi terhalang oleh Bulan, Sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi.

Gerhana Matahari terjadi pada siang hari, yaitu pada fase Bulan baru dan berlangsung lebih kurang 7 menit. Ukuran bulan lebih kecil dari Bumi, Sehingga bayangan Bulan hanya mengenai sebagian Wilayah di Bumi. Oleh karena itu, gerhana Matahari tidak terjadi diseluruh tempat di Bumi.

Gerhana Matahari total terjadi pada daerah umbra. Gerhana matahari total selalu diawasi dan diakhiri oleh gerhana Matahari sebagian.

Gerhana Matahari cincin terjadi pada daerah penumbra. Posisi Bulan berada pada titik terjauh dari Matahari.

Gerhana Matahari sebagian terjadi pada bayangan kabur (penumbra bulan). Gerhana matahari sebagian berlangsung lebih lama daripada gerhana Matahari total.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*