Penggolongan Sumber Daya Alam

Sumber daya Alam (SDA) adalah segala sesuatu yang ada dialam dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia sangat bervariasi, seperti makanan, pakaian, rumah, alat elektronik dan hiburan. hal ini membuat manusia sangat bergantung pada alam.

Berdasarkan ketersediaannya, sumber daya alam dibagi menjadi dua jenis, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang dapat dihasilkan kembali melalui kegiatan pelestarian. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui dibagi menjadi dua, yaitu :

Sumber daya alam hayati, yaitu sumber daya alam berupa makhluk hidup. contohnya hewan dan tumbuhan. Usaha pelestarian yang dapat dilakukan misalnya melakukan sistem tebang pilih, reboisasi (penanaman kembali), membuat penangkaran, hutan lindung, cagar alam, dan suaka margasatwa. Ciri sumber daya alam hayati antara lain dapat tumbuh, bergerak, berkembang biak, bernafas, dan memerlukan makanan.

Sumber daya alam non hayati, yaitu sumber daya alam berupa benda tak hidup. Contohnya tanah, air, udara, dan sinar matahari. usaha pelestarian yang dapat dilakukan adalah menghemat penggunaan air, melakukan kegiatan penghijauan, serta tidak membuang limbah ke tanah maupun ke saluran air. Air merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, karena mengalami siklus yang terus berulang, yaitu siklus air. Salah satu manfaat air adalah sebagai pembangkit lisrik.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharuiĀ 

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang tidak dapat dihasilkan kembalijika telah habis dimanfaatkan oleh manusia.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dibagi menjadi tiga, yaitu;

  • Sumber daya alam energi, contohnya minyak bumi, gas alam, dan batubara
  • Sumber daya alam mineral logam, contohnya besi, nikel, seng, timah, emas, dan perak
  • Sumberdaya alam mineral nonlogam, contohnya belerang, batu kapur, granit, asbes, marmer, dan pasir kuarsa

Oleh karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui, kita harus menghemat dalam pemanfaatannya. Salah satu contoh sikap menghemat penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah memanfaatkan dengan bijaksana.

Walaupun tidak dapat membuatnya kembali, namun manusia dapat mengolah kembali sumber daya alam jenis ini menjadi benda lain yang bermanfaat. Misalnya besi tua dapat diolah menjadi pagar atau kursi. Belerang yang ditambang dikawah gunung dapat dimanfaatkan sebagai bahan korek api, kosmetik dan salep kulit.

 

Baca Juga:

  1. Penggolongan Sumber Daya Alam
  2. Persebaran Sumber Daya Alam di Indonesia
  3. Pemanfaatan Sumber daya Alam

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*