Rangkuman Materi Sifat – Sifat Koloid

No comment 611 views

Sistem koloid adalah jenis dispersi yang sifatnya berada di antara larutan dan suspensi.

Koloid mempunyai sifat stabil tetapi cenderung berwarna keruh.

Kekhasan koloid menyebabkan ada banyak sifat khusus yang menjadi ciri khas sistem koloid. Berikut ini sifat – sifat sistem koloid :

 

 

  1. Efek Tyndall

Efek tyndall ini ditemukan oleh John Tyndall (1820-1893), seorang ahli fisika Inggris.

Efek tyndall adalah efek penghamburan cahaya yang terjadi jika suatu campuran terkena sinar. Pada saat larutan sejati  disinari dengan cahaya, maka larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem koloid , cahaya akan dihamburkan.

Contoh Efek Tyndall dalam kehidupan sehari-hari :

1.terjadinya warna biru di langit pada siang hari dan warna jingga pada sore hari

2.Sorot lampu mobil atau senter di udara yang berkabut

3.Sinar matahari melalui celah-celah dedaunan pada waktu pagi yang berkabut

2. Gerak Brown

Jika kita amati sistem koloid dibawah mikroskop ultra, maka kita akan melihat bahwa partikel-partikel tersebut akan bergerak membentuk zigzag. Pergerakan zigzag ini dinamakan gerak BrownGerak Brown terjadi karena tumbukan yang tidak seimbang dari molekul – molekul  medium terhadap partikel koloid

3. Adsorpsi

Adsorpsi adalah kemampuan partikel koloid dalam menyerap berbagai macam zat pada permukaannya. Contoh proses adsorpsi :

1.Pemberian norit untuk obat sakit perut

2.Pencelupan serat wol pada proses pewarnaan

3.Penjernihan air tebu pada pembuatan gula

4.Penjernihan air dengan tawas

4. Elektroforesis

Elektroforesis yaitu pergerakan partikel koloid di bawah pengaruh medan listrik.  Muatan listrik pada partikel koloid terjadi karena penyerapan ion pada permukaan partikel koloid. contoh pemanfaatan elektroforesis :

1.Penyaringan debu pabrik

2.Identifikasi  jenazah dengan tes DNA

5. Koagulasi

Koagulasi atau penggumpalan yaitu peristiwa pengendapan partikel-partikel koloid sehingga fase terdispersi terpisah dari medium pendispersinya.

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya koagulasi pada sistem koloid antara lain karena pengaruh pemanasan, pendinginan,  pencampuran elektrolit atau karena proses elektroforesis yang berlangsung lama. Contoh peristiwa koagulasi :

1.Penggumpalan karet dari lateks dengan menambahkan asam format

2.Pembentukan delta di muara sungai

3.Penggumpalan lumpur koloidal pada saat penjernihan air

4.Proses penggumpalan debu/asap dari pabrik

5.Proses penetralan partikel albuminoid dalam darah oleh ion Fe3+ atau Al3+

6. Koloid Pelindung

Koloid pelindung yaitu koloid yang dapat melindungi koloid lain agar tidak mengalami koagulasi.  Koloid pelindung ini akan membungkus partikel zat terdispersi, sehingga tidak dapat lagi mengelompok. Contoh pemanfaatan koloid pelindung :

1.Penambahan kasein pada susu

2.Penambahan lesitin pada margarin

3.Penambahan gelatin pada eskrim

4.Penambahan minyak silikon pada cat

7. Dialisis

Dialisis yaitu cara mengurangi  ion-ion pengganggu dalam koloid menggunakan selaput semipermeabel.

Contoh dialisis yaitu:

  1. Memisahkan ion-ion sianida dari tepung tapioka;
  2. Proses cuci darah.

8. Koloid Liofil dan Liofob

Koloid liofil : Koloid yang partikel terdispersinya menarik medium pendispersinya. Koloid liofob : koloid yang partikel terdispersinya tidak menarik medium pendispersinya. Jika medium pendispersi berupa air maka disebut koloid hidrofil dan koloid hidrofob. Perbedaan sol hidrofil dan hidrofob yaitu :

  • Sol hidrofil

–Efek tyndall lemah

–Stabil

–Bersifat reversibel

–Terdiri atas zat organik

–Mengadsorbsi mediumnya

–Viskositas lebih besar dari mediumnya

–Dapat  dibuat dengan konsentrasi relatif besar

–Tidak mudah digumpal dengan penambahan elektrolit

–Ex : Sabun, agar2, kanji.

  • Sol Hidrofob

–Efek tyndall lebih jelas

–Kurang stabil

–Tidak reversibel

–Terdiri dari zat anorganik

–Tidak mengadsorbsi mediumnya

–Viskositas hampir sama dengan medium

–Hanya stabil pada konsentrasi kecil

–mudah digumpal dengan penambahan elektrolit

–Ex : Sol belerang, sol logam.

author
No Response

Leave a reply "Rangkuman Materi Sifat – Sifat Koloid"